Jemaat Bayem Mojorejo

Majelis DaerahMadiun
JemaatBayem Mojorejo
AlamatDusun. Plosorejo RT.04 RW.04 Desa. Jagir Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Jadwal IbadahMinggu :
Induk 06.00 WIB
Pepanthan Jagir 06.00 WIB
Pepanthan Kauman 06.00 WIB
Pepanthan Geduro 06.00 WIB
Pepanthan Tretes 06.00 WIB
Anak/Remaja 09.00 WIBIbadah Rukun Warga
KRW Mojorejo : Rabu, pukul 19.00 WIB
KRW Bayem : Kamis, pukul 19.00 WIB
KRW Geduro : Kamis, pukul 16.00 WIB
KRW Jagir : Jumat, pukul 16.00 WIB
KRW Kauman : Jumat, pukul 19.00 WIB
SejarahI.KONDISI UMUM JEMAAT BAYEM MOJOREJO.

Secara umum kondisi GKJW Jemaat Bayem Mojorejo tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan atau menonjol, terlihat kehadiran warga dalam beribadah setiap minggunya tetap tidak ada perubahan yang menyolok yaitu berkisar antara 57 s/d 87
Adapun ketidak hadiran yang berkisar 23 s/d 43 % tersebut disebabkan karena adanya warga yang merantau cari nafkah dan sekolah di luar daerah.
Persekutuan antar warga baik, terlihat keterlibatan warga dalam berbagai kegiatan jemaat baik rutin maupun pembangunannyapun cukup memuaskan.
Persekutuan Ke Luar Jemaat :
Persekutuan ke luar jemaat warga kami GKJW Jemaat Bayem Mojorejo berjalan baik, baik itu hubungan dengan jemaat tetangga, pemerintah, maupun dengan lembaga/warga penganut agama lain.
Hal ini terlihat ketika ada perayaan agama ( Natal ) warga sekitar yang tidak seiman dengan , ketika kita undang untuk hadir juga berkenan hadir, Demikian juga jika ada tetangga yang hajatan semua tetangga dengan penuh sukacita juga hadir membantu tanpa pandang agama.
1.Sejarah Jemaat
SELAYANG PANDANG JEMAAT.
GKJW Jemaat Bayem Mojorejo merupakan jemaat termuda di wilayah pelayanan Majelis Daerah Madiun yang berkedudukan di wilayah Kabupaten Ngawi. GKJW Jemaat Bayem Mojorejo terlahir pada tanggal 13 Februari 2000, dengan keadaan mata pencaharian sebagian besar warganya petani, buruh tani, wiraswasta serta pegawai negeri sipil. Di dalam masa persiapan pendewasaannya, GKJW Jemaat Bayem Mojorejo menerima Vikar Puji Siswo mulai tahun 1999 sampai tahun 2000, dan pada masa vikariat tersebut vikar Puji Siswo mendampingi proses pendewasaan GKJW Jemaat Bayem Mojorejo.
GKJW Jemaat Bayem Mojorejo merupakan jemaat yang masih sangat muda di dalam lingkup Majelis Daerah Madiun. Dan latar belakang sejarah GKJW Jemaat Bayem Mojorejo sebagai berikut :
GKJW Jemaat Bayem Mojorejo dahulu merupakan bagian dari dua jemaat yang telah ada di sekitarnya yaitu GKJW Jemaat Wotgalih dan GKJW Jemaat Ketanggung, dimana kedua jemaat tersebut mempunyai pepanthan yang sekarang menjadi bagian dari GKJW Jemaat Bayem Mojorejo yaitu:
Pepanthan Gedora dan Pepanthan Bayem Taman yang merupakan bagian dari GKJW Jemaat Wotgalih serta Pepanthan Kauman, Pepanthan Jagir dan Pepanthan Tretes yang merupakan bagian dari GKJW Jemaat Ketanggung. Adapun pendewasaan GKJW Jemaat Bayem Mojorejo tidak lepas dari pada bibit-bibit orang Kristen yang berada di masing-masing Pepanthan pada saat itu yang ikut ambil bagian menyebarkan kekristenan di lingkungannya tersebut. Adapun tokoh-tokoh Kristen yang ada pada waktu itu seperti berikut ini:
Pepanthan Gedora dengan tokoh-tokoh Kristennya :
Bapak Hadi Pratiknyo
Bapak Hardjo Kamsu
Bapak Darmo Suwito
Bapak Hastono Ariadi
Pepanthan Bayem Taman dengan tokoh-tokoh Kristennya:
Bapak Kasmin
Bapak Sastro
Bapak Diono v
Bapak Sasmo Dimedjo
Bapak Sonto Wiyono
Ibu Erwiyati
Bapak Waluyo
Pepanthan Kauman dengan tokoh-tokoh Kristennya :
Bapak Joi Kromo
Bapak So Pawiro
Bapak Djoyo Karyo
Bapak Djoyo Sukarto
Bapak Romo Radin

Pepanthan Tretes dengan tokoh-tokoh Kristennya :
Bapak Ramelan
Bapak Djoyo Rustam
Pepanthan Jagir dengan tokoh-tokoh Kristennya :
Bapak Sumo Sono
Bapak Marto Djono
Bapak Atmo Redjo
Bapak Sumo Sastro

Dan perlu diketahui bahwa di masing-masing pepanthan pada saat itu telah melakukan ibadah walaupun masih berpindah-pindah. Seperti yang terjadi di pepanthan Bayem Taman pada waktu itu dengan beribadah di rumah ibu Erwiyati sebelum memiliki gedung gereja seperti yang ada sekarang. Di pepanthan Kauman juga mengalami hal yang sama dalam melakukan ibadah juga berpindah-pindah sampai pada tahun 1945  dan  baru memiliki gedung gereja yang bertempat di tanah milik Bapak Djoyo Karyo yang kemudian di rehab dan dipindahkan pada tahun 1951 di tanah milik Bapak So Pawiro sampai sekarang. Di pepanthan Tretes yang merupakan bagian dari perkebunan PTP XII juga telah memiliki gedung gereja yang diresmikan oleh DS. Mardjono pada tanggal 17 Juli 1971. Di pepanthan Gedora juga telah memiliki gedung gereja sendiri yang merupakan persembahan dari Bapak Darmo Suwito meskipun sebelumnya juga mengalami ibadah berpindah-pindah tempat.  Dan tanah tempat berdirinya gedung gereja merupakan persembahan dari tokoh-tokoh Kristen yang ada pada waktu itu.
Karena perkembangan kekristenan yang begitu cepat pada waktu itu maka dari antara tokoh-tokoh tersebut di atas mempunyai keinginan tentang jemaat yang mandiri, maka di mulailah proses untuk mendewasakan GKJW Jemaat Bayem Mojorejo dengan terlebih dahulu di jadikan Calon Pasamuwan pada tahun 1997 yang saat itu sudah menjadi bagian dari GKJW Jemaat Wotgalih. Adapun usul pendewasaan jemaat GKJW Bayem Mojorejo pada waktu itu di bawa  oleh Bapak Hastono Ariadi, Bapak Hadi Siswanto, Bapak Parno serta Bapak Waluyo ke Persidangan Majelis Daerah Madiun pada waktu itu. Dan akhirnya pada tanggal 13 Februari 2000, GKJW Jemaat Bayem Mojorejo di dewasakan dan terus mengalami perkembangan yang sangat pesat sampai saat ini.
Seiring dengan dewasanya GKJW Jemaat Bayem Mojorejo, juga pernah  didampingi oleh beberapa tenaga Pendeta dan Vikar sampai GKJW Jemaat Bayem Mojorejo mendapatkan Pendeta Baku; diantaranya:
Pdt. Helly Sapuwan, Pdt. Bambang Margono, Pdt. Yuedi Kumariyanto, Pdt. Joko Wahyudi, Pdt. Luvy Eko Yunanto serta beberapa Vikar antara lain : Vikar Gito Prayitno, Vikar Budi Adi, Vikar Puji Siswo dan Stage Puji Sugiarto. Dan akhirnya GKJW Jemaat Bayem Mojorejo memperoleh Pendeta Baku yang pertama yaitu Pdt. Sasongko Witjaksono, SH. pada tanggal 21 September 2003 sampai tahun 2013. Setelah itu GKJW Jemaat Bayem Mojorejo dilayani Pendeta Konsulen yaitu Pdt. Eko Puji Prasetyo Adi, S.Si setelah beberapa saat dilayani oleh Pdt. R.Gunawan Agus Purnomo,M.Min, juga sebagai Pendeta Konsulen. Tanggal 28 Agustus 2016 sampai 1 Oktober 2023 dilayani oleh Pdt. Fajar Dwi Kristyawan, S.Si sebagai Pendeta Baku. Tanggal 1 Oktober 2023 dilayani oleh Pdt. Gideon Pandu Perdana S.Si sampai saat ini..

File sejarah
HUT / Tanggal Berdiri2/13/2000
Wilayah PelayananPepanthan Geduro 7,3km (15mnt)
Pepanthan Tretes 2,6km (11mnt)
Pepanthan Jagir 2,0km ( 7mnt)
Pepanthan Kauman 4,1km (10mnt)
Kapanditan Bayem 700m ( 3mnt)
Pepanthan/Blok/RayonInduk Bayem Mojorejo : Dusun. Plosorejo RT.04 RW.04 Desa. Jagir Kec. Sine, Kab. Ngawi, Jawa Timur.

Pepanthan Geduro : Ngadirejo, Cepoko, Kec. Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur

Pepanthan Tretes : Desa Jagir, Kec. Sine, Kab. Ngawi, Jawa Timur

Pepanthan Jagir : RT : 01, RW : 01, Desa Jagir, Kec. Sine, Kab. Ngawi, Jawa Timur

Pepanthan Kauman : Desa Kauman, Kec. Sine, Kab. Ngawi, Jawa Timur

Warga Jemaat Laki-laki106
Warga Jemaat Perempuan105
Warga Anak35
Pekerjaan MasyarakatPetani, Dagang, Guru
Pendidikan MasyarakatSMA (Sederajat)
Budaya / TradisiJawa
Konteks MasyarakatDesa Pertanian/Perkebunan
Wilayah BerkembangYa
Relasi Antar AgamaHarmonis
Gedung Gereja5
Kapanditan1
Bale PamitranTidak Ada
Ruang Ibadah Anak5
Tanah PekaranganTidak Ada
SawahTidak Ada
Tanah MakamTidak Ada
Keterangan Mengenai Aset Jemaat
Mayoritas Pekerjaan Warga JemaatPetani, Buruh Tani, Dagang, Guru
Pendidikan Warga JemaatSMA (Sederajat)
Kategori JemaatJemaat Minoritas (Jumlah Warga Jemaat kurang dari 30% jumlah penduduk setempat)
Kehadiran dalam Ibadah50-79 %
TK/PAUDSedang (6-19 Km)
SD/SederajatSedang (6-19 Km)
SLTP/ SederajatJauh (Diatas 20 Km)
SLTA/ SederajatSedang (6-19 Km)
Perguruan TinggiJauh (Diatas 20 Km)
Bidan/Mantri PraktekDekat (0-5 Km)
Puskesmas/KlinikJauh (Diatas 20 Km)
Rumah SakitJauh (Diatas 20 Km)
Kantor Pemerintah DesaSedang (6-19 Km)
Kantor KecamatanSedang (6-19 Km)
Kantor Pelayanan PublikJauh (Diatas 20 Km)
KoperasiJauh (Diatas 20 Km)
BankJauh (Diatas 20 Km)
PasarJauh (Diatas 20 Km)
Terminal Angkutan UmumJauh (Diatas 20 Km)
Stasiun KAJauh (Diatas 20 Km)
BandaraJauh (Diatas 20 Km)
Program Utama JemaatMemandirikan dan memberdayakan setiap warga supaya semakin menjadi berkat untuk ciptaanNya.
Ketercapaian Anggaran 5 Tahun TerakhirRata-rata 100%
Catatan atau Informasi lain mengenai Jemaat