Jemaat Mojoagung

Majelis DaerahJombang SB
JemaatMojoagung
AlamatJl.Veteran 373 Raya Mojoagagung
Jadwal IbadahInduk dan Pepanthan Hari Minggu pukul 07.00
Minggu ganjil Bahasa Indonesia
Minggu Genap Bahasa Jawa
Anak Remaja Induk dan Pepanthan pukul 07.00
Ibadah Kelompok
Miagan Lor Hari selasa pukul 19.00 bahasa sesuai dengan Minggunya
Miagan Kidul Hari Jum’at pukul 19.00 bahasa sesuai dengan Minggunya
Subontoro, Mojolegi Hari Kamis 19.00 bahasa sesuai dengan Minggunya
Maranatha Hari Kamis 19.00 bahasa sesuai dengan Minggunya
SejarahKondisi Umum Jemaat ( Sejarah dan Profil Jemaat )Pendahuluan
* Pada permulaan Allah menciptakan langit dan bumi, bumi belum berbentuk dan kosong, gelap gulita menutupi samudra raya dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah :”Jadilah terang, lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkannya terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang dan gelap itu malam, jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama ( Kejadian 1 : 1 – 5 ).* Demikian juga awal sejarah Pasamuwan GKJW Mojoagung berdiri dan mulai ada, Sebelum Rohnya ada dalam gelap serta keluh kesah yang sering terdengar di tengah alam negara yang terjajah. Namun dengan semangat kasih dan kebenaran dari Tuhan, para orang percaya pendahulu kita, bisa menyelamatkan dan mengembalikan mutiara yang indah dari lembah hina untuk dijadikan perhiasan kehidupan jasmani dan imannya.

* Kelompok kebaktian terbentuk, berjalan dari masa ke masa dari gejolak yang satu ke gejolak yang berikutnya, dari kenangan yang satu ke kenangan yang lainnya. Roda terus berputar dari suasana yang mendukung menuju suasana yang menantang. Namun dengan kesetiaan dan pengorbanan harta benda, jiwa raga diantara mereka saling membantu dan saling mengaasihi, karena kasih yang hidup dari Tuhan tak pernah mati, bahkan terus tumbuh dan berkembang menjadi sebuah gereja yang hidup sampai sekarang ini.

Sejarah Berdirinya GKJW Mojoagung
Mojoagung adalah kota distrik ( kawedanan ) kabupaten Jombang Mojoagung dahulu disebut dengan Rosobo. Pada tahun 1834 – 1844 Mojoagung menjadi persinggahan rombongan Nyai Dasimah dari Wiyung yang akan menuju ke Ngoro untuk mencari pengetahuan atau memperdalam ilmu agama Kristen

kepada tuan Kooln. Sedangkan tuan Kooln sendiri sebelum pindah ke Ngoro bertempat tinggal di Mojoagung bisa di lihat pada isi surat Ngulati toya wening Bab 2, 3, 13 . . .

Orang Kristen Pertama di Mojoagung
Keberadaan orang Kristen / Gerombolan orang Kristen pertama kali di Mojoagung kurang jelas. Kemungkinan bapak Masadji yang waktu itu menjabat manteri guru di Mojoagung, kemudian disusul oleh materi guru dan guru-guru yang lain. Gerombolan Kristen di Mojoagung bukan penduduk asli. Mereka pendatang yang menetap di Mojoagung. Kemudian di layani Pasamuwan / Jemaat Mojowarno. Dan resmi menjadi gerombolannya pasamuwan Mojowarno.

Datangnya Guru Injil Suwoto Timin, Januari 1927
Suwoto Timin menjabat guru Injil mulai bulan Januari 1924 di Cisarua Bogor. Pada bulan Januari 1927 di panggil oleh Pasamuwan Mojowarno untuk menjadi guru Injil pasamuwan Mojowarno. Pada waktu itu belum ada orang Jawa yang menjabat sebagai Pendeta, hanya guru Injil Driyo Mestoko yang memperoleh jabatan Pendeta. Itupun berdasarkan kedewasaan Jemaat Mojowarno pada tahun 1923 seperti yang tertulis di pintu gerbang gereja Mojowarno. Rencananya guru Injil Suwoto Timin akan ditempatkan di Jemaat Kediri. Kemudian pendeta Driyo Mestoko mengatakan tidak jadi di Kediri tetapi di Mojoagung. Guru Injil Suwoto Timin mengira Mojoagung itu sebuah Jemaat, ternyata hanya gerombolannya jemaat Mojowarno. Selama 4 bulan gerombolan Kristen di Mojoagung di layani Guru Injil Suwoto Timin dari Mojowarno. Baru pada bulan Mei 1927 pindah ke Mojoagung bertempat di Mojolegi. Kemudian pindah ke Miagan dan pindah lagi ke Mojolegi. Setelah berpindah-pindah tempat tinggal, guru Injil Suwoto Timin dapat membeli tanah dan rumah sendiri di Mojolegi.

Ibadah Minggu
Gerombolan Kristen di Mojoagung belum memiliki rumah ibadah, dan ibadah Minggu bertempat di rumah bapak Martam Martodiharjo. Yang melayani ibadah Minggu guru Injil Suwoto Timin. Apabila guru Injil Suwoto Timin melayani ibadah di jemaat Mojowarno atau jemaat lain, maka ibadah di gerombolan Mojoagung dipercayakan kepada Martam Martodiharjo dan Moersaid Wijotoatmojo dengan tuntunan kotbah dari guru Injil Suwoto Timin. Pada waktu itu sudah ada tukar pelayanan mimbar, atas inisiatif guru Injil Suwoto Timin. Tukar pelayanan mimbar ini hanya berlaku untuk pasamuwan besar seperti Mojowarno, Ngoro, Kertorejo, Mutersari, Bonmgsorejo dan Jombang. Pekerjaan guru Injil Suwoto Timin diatur oleh RAD pasamuwan Mojowarno. 3 hari melayani gerombolan Mojoagung, sebulan sekali melayani ibadah di Mojowarno dan Pendeta Driyo Mestoko melayani di Gerombolan MOjoagung. Membangun rumah kebaktian dan diresmikan pada 07 Juni 1931 oleh pendeta Driyo Mestoko Sedangkan Gerombolan Kristen Mojoagung dilantik menjadi Jemaat pada tanggal 27 Juni 1932 Mulai tanggal itulah Gerombolan resmi menjadi GKJW Jemaat Mojoagung.

File sejarah
HUT / Tanggal Berdiri6/27/1932
Wilayah PelayananDsn.Babatan Kel.Sumberjo Kec Wonosalam 13 KM
Pepanthan/Blok/RayonPepanthan Babatan
Warga Jemaat Laki-laki23
Warga Jemaat Perempuan26
Warga Anak16
Pekerjaan MasyarakatKaryawan
Pendidikan MasyarakatSMA (Sederajat)
Budaya / TradisiJawa
Konteks MasyarakatKota Kecamatan
Wilayah BerkembangTidak
Relasi Antar AgamaHarmonis
Gedung Gereja2
Kapanditan1
Bale PamitranTidak Ada
Ruang Ibadah AnakTidak Ada
Tanah Pekarangan2
SawahTidak Ada
Tanah Makam1
Keterangan Mengenai Aset JemaatSepeda Motor
Mayoritas Pekerjaan Warga JemaatKaryawan
Pendidikan Warga JemaatSMA (Sederajat)
Kategori JemaatJemaat Minoritas (Jumlah Warga Jemaat kurang dari 30% jumlah penduduk setempat)
Kehadiran dalam Ibadah50-79 %
TK/PAUDDekat (0-5 Km)
SD/SederajatDekat (0-5 Km)
SLTP/ SederajatDekat (0-5 Km)
SLTA/ SederajatDekat (0-5 Km)
Perguruan TinggiSedang (6-19 Km)
Bidan/Mantri PraktekDekat (0-5 Km)
Puskesmas/KlinikDekat (0-5 Km)
Rumah SakitSedang (6-19 Km)
Kantor Pemerintah DesaDekat (0-5 Km)
Kantor KecamatanSedang (6-19 Km)
Kantor Pelayanan PublikDekat (0-5 Km)
KoperasiDekat (0-5 Km)
BankDekat (0-5 Km)
PasarSedang (6-19 Km)
Terminal Angkutan UmumDekat (0-5 Km)
Stasiun KASedang (6-19 Km)
BandaraJauh (Diatas 20 Km)
Program Utama JemaatPelayanan Ibadah
Ketercapaian Anggaran 5 Tahun TerakhirRata-rata 80-89%
Catatan atau Informasi lain mengenai JemaatWarga Marenca, banyak yang usia sepuh, Kurangnya kepedulian dalam Ibadah, warganya sedikit.