| Majelis Daerah | Jombang SB |
| Jemaat | Wungurejo |
| Alamat | Jln. Ampera No. 52 Dsn Wungurejo Desa Ngampungan Kec. Bareng Kab. Jombang |
| Jadwal Ibadah | Induk (06.00 wib) Pepanthan Mindi (09.00 wib) Kelompok Jeruk (08.30 wib) Kelompok Gothean (07.00) |
| Sejarah | Sebelum Tahun 1966 di Bareng sudah ada 3 KK warga dewasa 12, warga anak 6 jiwa yang merupakan warga Jemaat Ngoro.Kemudian Tahun 1968 menjadi 7 KK warga dewasa 22 dan warga anak 12 dan pelayanan ibadah sudah tidak lagi ke Ngoro,tetapi bertempat di rumah Bapak Sukardi Bareng.Perkembangan selanjutnya tahun 1970 menjadi 18 KK 30 warga dewasa 17 anak dan sudah mampu beli rumah kayu untuk tempat ibadah yang menumpang di pekarangan Bapak Sukardi Bareng. Pada tahun 1972 jumlah warga menjadi 20 KK 52 warga dewasa 23 anak,waktu itu sudah dapat membeli sebuah rumah Ibu Sumanti di Dusun Wungurejo Desa Ngampungan dengan harga Rp 500.000,- dan direhab menjadi tempat ibadah kemudian dapat ditempati sejak 23 Februari 1972 bersamaan dengan pengesahan menjadi Panthan Bareng .Berdasarkan usul sidang jemaat Pasamuan Ngoro, Ketua Majelis Daerah Surabaya Bapak Surantoro Samino menetapkan Bapak Syai’un sebagai Guru Injil yang ditempatkan di Panthan Bareng. Perkembangan selanjutnya di Kelompok Jeruk tahun 1975 telah mendapat pelayanan sendiri beribadah di tempat Bapak Sarpan dengan warga 7 KK 18 warga dewasa 8 anak,kemudian pada tahun 1978 jumlah warga menjadi 13 KK 28 dewasa 14 anak waktu itu telah dapat membangun gedung . Perkembangan selanjutnya di Gothean tahun 1983 ada calon warga yang minta katekisasi dan dibaptis 26 Juni 1984 di Greja Kertorejo untuk pelayanannya diserahkan kepada Panthan Bareng sementara ibadah menumpang di rumah Bapak Saniman lalu sejak 1985 pindah ke rumah Bapak Kadis.Selanjutnya ada persembahan tanah dari Bapak Ir.Yudono Surabaya dan rumah kayu dan bangku dari Bapak Ruben Rohimone Surabaya ,akhirnya tanggal 16 Juli 1986 sudah ditempati ibadah. Supaya tidak terlalu jauh kelompok Mindi tahun 1987 membangun gedung gereja pada tanah hibah dari Bapak Suprayim dan tanggal 27 Desember 1989 sudah dapat ditempati. Pada tahun 1994 gedung gereja Gothean dibangun ,sementara ibadah dipindah di rumah Bapak Cristian tanggal 2 November 1994 ibadah sudah bertempat di gereja lagi.. Karena karya Allah Panthan Bareng terus berkembang tahun 1995 dengan jumlah KK 139 dengan warga dewasa 351 warga anak 155 jiwa,yang beribadah di empat tempat yaitu ,Wungurejo,Mindi,Jeruk dan Gothean.dan setelah melalui pencapasan akhirnya pada tanggal 18 Februari 1996 telah didewasakan dengan nama Greja Kristen Jawi Wetan Jemaat Wungurejo.Diberi nama Wungurejo diambil bahasa Jawa dari kata wungu berarti bangun ,dan kata rejo berarti banyak warga dan banyak kegiatan.jadi setelah didewasakan diharapkan Jemaat Wungurejo menjadi jemaat tumbuh berkembang menjadi jemaat maju yang dapat ikut dan dapat sebagai sarana nama Tuhan Yesus semakin dikenal dan dimuliakan banyak orang. |
| File sejarah | |
| HUT / Tanggal Berdiri | 2/18/1996 |
| Wilayah Pelayanan | Luas : 50 km Gereja Induk Wungurejo : Desa Ngampungan Kecamatan Bareng : Desa Bareng Kecamatan Bareng : Desa Pakel Kecamatan Bareng : Desa Mojotengah Kecamatan Bareng : Desa Banjaragung Kecamatan Bareng : Desa Tebel Kecamatan Bareng Gereja Panthan Mindi : Desa Mundusewu Kecamatan Bareng Gereja Kelompok Jeruk : Jeruk Desa Karangan Kecamatan Bareng Gereja Kelompok Gothean : Desa Monomerto Kec.Wonosalam |
| Pepanthan/Blok/Rayon | Panthan Mindi : Dusun Mindi Desa Mundusewu Kecamatan Bareng Kelompok Jeruk : Dusun Jeruk Desa Karangan Kecamatan Bareng Kelompok Gothean : Dusun Gothean Desa Monomerto Kec.Wonosalam |
| Warga Jemaat Laki-laki | 164 |
| Warga Jemaat Perempuan | 141 |
| Warga Anak | 87 |
| Pekerjaan Masyarakat | Petani |
| Pendidikan Masyarakat | SMA (Sederajat) |
| Budaya / Tradisi | Jawa |
| Konteks Masyarakat | Desa Pertanian/Perkebunan |
| Wilayah Berkembang | Ya |
| Relasi Antar Agama | Harmonis |
| Gedung Gereja | 4 |
| Kapanditan | 1 |
| Bale Pamitran | Tidak Ada |
| Ruang Ibadah Anak | Tidak Ada |
| Tanah Pekarangan | Tidak Ada |
| Sawah | Tidak Ada |
| Tanah Makam | Tidak Ada |
| Keterangan Mengenai Aset Jemaat | – |
| Mayoritas Pekerjaan Warga Jemaat | Petani |
| Pendidikan Warga Jemaat | SMA (Sederajat) |
| Kategori Jemaat | Jemaat Minoritas (Jumlah Warga Jemaat kurang dari 30% jumlah penduduk setempat) |
| Kehadiran dalam Ibadah | 50-79 % |
| TK/PAUD | Dekat (0-5 Km) |
| SD/Sederajat | Dekat (0-5 Km) |
| SLTP/ Sederajat | Dekat (0-5 Km) |
| SLTA/ Sederajat | Dekat (0-5 Km) |
| Perguruan Tinggi | Jauh (Diatas 20 Km) |
| Bidan/Mantri Praktek | Dekat (0-5 Km) |
| Puskesmas/Klinik | Dekat (0-5 Km) |
| Rumah Sakit | Sedang (6-19 Km) |
| Kantor Pemerintah Desa | Dekat (0-5 Km) |
| Kantor Kecamatan | Dekat (0-5 Km) |
| Kantor Pelayanan Publik | Sedang (6-19 Km) |
| Koperasi | Sedang (6-19 Km) |
| Bank | Sedang (6-19 Km) |
| Pasar | Dekat (0-5 Km) |
| Terminal Angkutan Umum | Sedang (6-19 Km) |
| Stasiun KA | Sedang (6-19 Km) |
| Bandara | Jauh (Diatas 20 Km) |
| Program Utama Jemaat | Membangun gedung serbaguna |
| Ketercapaian Anggaran 5 Tahun Terakhir | Rata-rata 90-99% |
| Catatan atau Informasi lain mengenai Jemaat | GKJW Wungurejo tergolong gereja kecil dengan warga yang marenco. |

