Jemaat Kawarasan

Majelis DaerahKediri Utara 1
JemaatKawarasan
AlamatGEREJA INDUK : Jl. Gereja no 01. Dsn. Kawarasan DS. Kawedusan
Kec.Plosoklaten Kabupaten Kediri Kode Pos 64175
Sekretariat : Jl.Gereja no 01. Dsn. Kawarasan DS. Kawedusan
Kec.Plosoklaten Kabupaten Kediri Kode Pos 64175
Pastori : Jl.Gereja no 01. Dsn. Kawarasan DS. Kawedusan
Kec.Plosoklaten Kabupaten Kediri Kode Pos 64175

Pepanthan Brenggolo : Jl. Raya brenggolo Ds. Brenggolo
Kec. Plosoklaten Kab. Kediri
Pepanthan Darungan : Dsn. Darungan Desa Punjul Kec. Plosoklaten
Kab. Kediri
Pepnthan Panjer : Ds. Panjer Kec. Plosoklaten Kab. Kediri
Warga Marenco : Dsn. Purworejo DS. Punjul Kec. Plosoklaten
Kab. Kediri

Jadwal Ibadah NO WILAYAH IBADAH
MINGGU PATUEN/ KELUARGA
1 Induk Kawarasan 07.00 WIB Selasa 19.00 WIB Kamis 19.00 WIB
2 Pep. Brenggolo 07.00 WIB Rabu 18.30 WB –
3 Pep. Darungan 07.00 WIB Rabu 18.30 WIB –
4 Pep. Panjer 07.30 WIB Kamis 19.00 WIB –
5 WM Purworejo 10.00 WIB Kamis 18.30 WIB –
Ibadah menggunakan pengantar bahasa indonesia ( minggu 1 & 3 ) dan bahasa jawa ( minggu 2 & 4)

Ibadah Kategorial :
Dimasing masing wilayah ibadah Anak remaja dilaksanakan dengan jadwal masing – masing pada hari Minggu pkl. 07.00 WIB kecuali wikayah panjer dan purworejo.sedangkan ibadah kategorial bersama sejemaat juga telah
dilaksanakan meliputi :
a. Ibadah anak remaja sejemaat
b. Ibadah pemuda sejemaat
c. Ibadah kaum wanita sejemaat
d. Ibadah Adi Yuswo sejemaat
Dilaksanakan setiap bulan dengan tempat dan jadwal tersusun.

SejarahA. SEJARAH SINGKAT

Cikal bakal berdirinya jemaat kawarasan adalah dimulai dari adanya pekabaran injil yang di lakukan oleh seorang pengabar injil yang bernama Bp. Sutikno dan Bp Murno dari jemaat Sidorejo-Pare. Pekabaran injil ini dilakukan pada tahun 1953 kepada 9 keluarga yang berada di wilayah kawaraan dan sekitarnya. Adapun 9 keluarga yang memiliki kerinduan untuk belajar Injil tersebut adalah:
1. Keluarga: Bp. Soemo Pawiro
2. Bp. Marto Pawiro
3. Bp. Djojono
4. Ibu. Bibit
5. Bp. Lamiran
6. Bp. Niti Mardjan
7. Bp. Soemo Lamidjan
8. Bp. Soemo Katijan
9. Bp. Hardjo Pawiro

Kemudian pada tahun 1955 diadakan Baptis masal yang dilayani oleh Bp. Pendeta Darmoadi dari jemaat Sidorejo – Pare, tepatnya Baptisan tersebut dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 1955.
Pada perkembangan berikutnya ke- Sembilan keluarga ini sepakat membeli sebidang tanah dari Bp. Wir Cowek yang luasnya 1849 m/129 RU yang rencananya akan digunakan sebagai lokasi tempat ibadah. Selanjutnya diatasnya didirikan bangunan dari bambu yang digunakan sebagai gereja dan kemudian diangkat menjadi Pepanthan Kawarasan, dan masuk kedalam wilayah pelayanan jemaat Sidorejo-Pare .
GEREJA KAWARASAN DAN PERKEMBANGANNYA.
Pada tahun 1965 pertambahan orang yang ingin masuk agama Kristen meningkat pesat dikarenakan oleh pengaruh kondisi politik bangsa Indonesia pada saat itu yang sedang bergejolak, dimana banyak orang mencari perlindungan dan kemudian mendaftarkan diri ingin menjadi orang Kristen. Kemudian pada tahun 1966 dilayanilah Baptisan masal sejumlah 170 orang dewasa yang berasal dari sekitar wilayah Kawarasan yaitu desa Kawedusan, desa Klanderan dan desa Tiru Kidul, tepatnya dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 1966.
Melihat perkembangan jumlah warga gereja yang bertambah sedemikian banyak maka mereka berinisiatif untuk membangun gedung gereja yang mampu menampung semua warganya. Maka beberapa tokoh mencari dana untuk membangun gereja tersebut. Dan dengan kesepakatan dan kerjasama seluruh warga gereja maka pada tahun 1968 mulai melaksanakan pembangunan gedung gereja Kawarasan. Setelah satu tahun tepatnya pada tahun 1969 gedung gereja Pepanthan Kawarasan diresmikan oleh Pendeta Darmoadi dari Jemaat Sidorejo Pare, tepatnya pada tahun baru tanggal 01 Januari 1969.
Susunan Majelis Pertama di Pepanthan Kawarasan :
§ Ketua/Pembina : Pdt. Darmoadi (Sidorejo)
§ Wakil : Bp. Soemo Pawiro
§ Sekretaris : Bp. Niti Mardjan
§ Bendahara : Bp. Marto Pawiro

Setelah itu gereja Kawarasan berkembang semakin mengakar cirri khas GKJW nya yang terwujud dari kehidupan warga Pepanthan Kawarasan yang berlangsung damai hidup di tengah-tengah masyarakat dan mampu melewati rintangan dari waktu ke waktu hingga menyebar kerukunan tersebut kewilayah Dusun Darungan Desa Punjul, maka muncullah keinginan dari warga yang berasal dari Dusun Darungan untuk mengadakan ibadah sendiri setiap minggu dan setiap ibadah Pathuwen. Dengan bertempat dirumah salah seorang warga, menempati rumah Bapak Marto Pawiro yang merupakan warga pemula di Darungan.
Kemudian tempat ibadah berpindah tempat, menempati rumah Bapak Djojo Sumarto, dan diresmikan menjadi pepanthan Darungan dan kemudian Panthan Darungan dibina oleh Jemaat Banjarjo. Pada perkembangannya terbentuk Pepanthan Brenggolo dan Panjer yang juga melalui penginjilan dari Jemaat Sidorejo-Pare , lewat satu dua tokoh warga di desa Brenggolo dan desa Panjer maka mampu dinaikkan statusnya menjadi Pepanthan dan dimasukkan wilayah pelayanan GKJW Banjarejo.
Perkembangan pepanthan Kawarasan pada tahap selanjutnya, adalah pada tahun 1996 di usulkan ke Majelis Daerah Kediri untuk menjadi Calon Jemaat. Selama menjadi calon jemaat pepanthan Kawarasan menemui banyak kendala sehingga keinginan mandiri tersebut muncul dan tenggelam selama lebih dari 10 Tahun , maka pada tahun 2008 digugah kembali semangat pendewasaan Calon Jemaat Kawarasan, dan muncul keinginan kuat warga Calon Jemaat Kawarasan beserta Pepanthan-pepanthannya untuk segera menjadi Dewasa.
Berbagai tahap di lewati dan dikerjakan dengan penuh semangat sebagai upaya untuk segera mewujudkan Calon Jemaat Kawarasan sebagai Jemaat yang mandiri.
Pada tahun 2009 diajukan pada persidangan daerah di GKJW jemaat Purwoharjo dan disetujui diputuskan untuk diajukan ke Sidang Majelis Agung , dan pada persidangan Majelis Agung tahun 2010 di GKJW Jemaat Sukun diputuskan GKJW Kawarasan menjadi Jemaat Mandiri.
Kemudian diresmikan menjadi GKJW JEMAAT KAWARASAN pada tanggal 13 Maret 2011 dalam Ibadah Peresmian Jemaat oleh Pdt. Rudy sewoyo selaku PHMA dan menjadi jemaat ke 147 se GKJW.
Berikut adalah bapak ibu pendeta yang pernah melayani di Jemaat Kawarasan sejak masih menjadi pepanthan maupun setelah menjadi cajem dan menjadi Jemaat :
1. Ds. Darmoadi ( Masih Menjadi Pepanthan Jemaat Sidorejo.)
2. Pdt. Sumendhe Akup ( Vikar)
3. Pdt. Sedijadji ( Dari Vikar Sampai Ditahbiskan Menja Pendeta)
4. Pdt. Sih Kodrat ( Pdt. Baku )
5. Pdt. Cahyo Prabowo (Pendeta Konsulen)
6. Pdt. Harifin Hidayat (PendetaKonsulen)
7. Pdt. Pranislan (Pendeta Baku)
8. Pdt. Wahyu Widayat (Pendeta Konsulen)
9. Pdt. Suprayitno (Pendeta Konsulen)
10. Pdt. Sih Hardi (Pendeta Konsulen)
11. Pdt. Kukuh Supitono (Pendeta Baku)
12. Pdt. Aripin Hidayat (Pendeta Konsulen)
13. Pdt. Adi Sanyoto (Pendeta Baku)
14. Pdt. Nur Dwi Pamoedji (PendetaKonsulen)
15. Pdt. Ngadianto (Sejak 23 Oktober 2005 sampai dengan 2011)
16. Pdt. Puji Siswo ( Pendeta Konsulen) 2011 sd 2012
17. Pdt. Heru Gestoko ( Pendeta Konsulen) 2012 -2013
18. Pdt. Chriestien Novy Rianti ( Pendeta Baku ) 2013 – 2015
19. Pdt. Agus Wasono ( Pendeta Konsulen )
20. Pdt. Patria Yusak ( Pendeta Konsulen )
21. Pdt. Budi Susilo ( Pendeta Baku ) 6 agustus 2017 sd November 2020
22. Pdt. Noven Rudy Nataniel ( Pendeta Konsulen ) November 2020 sd November 2022
23. Pdt . Septian Galih C.H ( Pendeta Konsulen ) November 2022 sd Agustus 2023
24. Pdt. Christrian Citra Hati,S.Si ( Pendeta Baku )sejak 17 september 2023

File sejarah
HUT / Tanggal Berdiri3/13/2011
Wilayah Pelayanan1. KAWARASAN ( INDUK )
2. Pepanthan BRENGGOLO ( Desa Brenggolo )
3. Pepanthan DARUNGAN ( Desa Punjul )
4. Pepanthan PANJER ( Desa Panjer )
5. Warga marenca PURWOREJO ( Desa Punjul )
Pepanthan/Blok/RayonPepanthan Brenggolo : Jl. Raya brenggolo Ds. Brenggolo
Kec. Plosoklaten Kab. Kediri
Pepanthan Darungan : Dsn. Darungan Desa Punjul Kec. Plosoklaten
Kab. Kediri
Pepnthan Panjer : Ds. Panjer Kec. Plosoklaten Kab. Kediri
Warga Marenco : Dsn. Purworejo DS. Punjul Kec. Plosoklaten
Kab. Kediri
Warga Jemaat Laki-laki152
Warga Jemaat Perempuan207
Warga Anak130
Pekerjaan MasyarakatPetani
Pendidikan MasyarakatSMA (Sederajat)
Budaya / TradisiJawa
Konteks MasyarakatDesa Pertanian/Perkebunan
Wilayah BerkembangYa
Relasi Antar AgamaHarmonis
Gedung Gereja4
Kapanditan1
Bale PamitranTidak Ada
Ruang Ibadah Anak2
Tanah Pekarangan1
SawahTidak Ada
Tanah MakamTidak Ada
Keterangan Mengenai Aset JemaatNO ASET JUMLAH KETERANGAN
1 Gedung Gereja 4 gedung 1 gedung gereja induk status SHM & 3 gedung gereja pepanthan
2 Pastori 1 gedung Berada dalam 1 lahan di gereja induk
3 Tempat ibadah anak 2 gedung 2 gedung ibadah anak di pepanthan
Mayoritas Pekerjaan Warga JemaatPetani
Pendidikan Warga JemaatSMA (Sederajat)
Kategori JemaatJemaat Heterogen (Jumlah Warga Jemaat sekitar 31-69% dari jumlah penduduk setempat)
Kehadiran dalam Ibadah50-79 %
TK/PAUDDekat (0-5 Km)
SD/SederajatDekat (0-5 Km)
SLTP/ SederajatDekat (0-5 Km)
SLTA/ SederajatDekat (0-5 Km)
Perguruan TinggiSedang (6-19 Km)
Bidan/Mantri PraktekDekat (0-5 Km)
Puskesmas/KlinikDekat (0-5 Km)
Rumah SakitDekat (0-5 Km)
Kantor Pemerintah DesaDekat (0-5 Km)
Kantor KecamatanDekat (0-5 Km)
Kantor Pelayanan PublikDekat (0-5 Km)
KoperasiDekat (0-5 Km)
BankDekat (0-5 Km)
PasarDekat (0-5 Km)
Terminal Angkutan UmumSedang (6-19 Km)
Stasiun KASedang (6-19 Km)
BandaraSedang (6-19 Km)
Program Utama JemaatMeningkatkan sumberdaya pelayan jemaat di segala bidang pelayanan dan menyiapkan generasi penerus pelayan gereja.
Ketercapaian Anggaran 5 Tahun TerakhirRata-rata 90-99%
Catatan atau Informasi lain mengenai Jemaat NO TAHUN ANGGARAN BELANJA ANGGARAN PENERIMAAN
RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI %
1 Tahun 2022 97.214.000 73.902.600 76 97.214.000 74.781.500 76,9
2 Tahun 2021 88.500.000 78.438.500 88,6 88.500.000 79.596.700 89,9
3 Tahun 2020 85.000.000 77.540.000 91,2 85.500.000 79.122.000 92,5
4 Tahun 2019 80.250.000 81.273.460 101,2 80.250.000 82.887.500 103,2
5 Tahun 2018 72.500.000 87.502.000 120,6 72.500.000 84.310.600 116,2
6 Tahun 2017 69.500.000 71.682.000 103,1 69.500.000 72.483.600 104,2